Sabtu, 27 Februari 2010
Sifat-sifat yg dimilki oleh OS(Operating System)
Multitasking adalah banyak pekerjaan atau dikenal juga sebagai proses diolah dengan menggunakan sumberdaya CPU yang sama. Dalam kasus sebuah komputer dengan prosesor tunggal, hanya satu instruksi yang dapat bekerja dalam satu waktu, berarti bahwa CPU tersebut secara aktif mengolah instruksi untuk satu pekerjaan tersebut. Multitasking memecahkan masalah ini dengan memjadwalkan pekerjaan mana yang dapat berjalan dalam satu waktu, dan kapan pekerjaan yang lain menunggu untuk diolah dapat dikerjakan. Kondisi mengalokasikan CPU dari pekerjaan satu ke pekerjaan yang lain disebut context switch. Ketika context switch terjadi dengan sangat cepat -- kondisi ini cukup untuk memberikan ilusi pengolahan-paralel. Bahkan dalam komputer yang memiliki lebih dari satu CPU (disebut multi-prosesor), multitasking memperbolehkan lebih banyak pekerjaan dijalankan dibanding dengan jumlah CPU yang tersedia.
Sistem operasi komputer dapat juga mengadopsi berbagai macam strategi penjadwalan, yang secara garis besar dapat dikategorikan sebagai berikut:
* Dalam sistem multi-program, pekerjaan yang sedang diolah terus berjalan hingga membutuhkan suatu operasi yang memerlukan interaksi dari luar. (e.g. membaca dari tape). Sistem multi-program didesain untuk memaksimalkan penggunaan CPU.
* Dalam sistem time-sharing , pekerjaan yang sedang diolah diharuskan melepaskan kerja CPU, baik secara sukarela atau dari interaksi luar, seperti interupsi-perangkat-keras. Sistem Time-sharing didesain untuk memperbolehkan beberapa program seolah diproses secara bersamaan.
* Dalam sistem real-time, beberapa program yang sedang menunggu dijamin untuk mendapatkan pengolahan dari CPU ketika interaksi luar terjadi. Sistem real-time didesain untuk melakukan kontrol mekanik seperti robot-robot industri, yang memerlukan ketepatan pemrosesan.
penggunaan istilah time-sharing jarang digunakan, dan digantikan dengan istilah multitasking.
2.MULTI-USER
Multi-user adalah istilah dalam sistem operasi atau perangkat lunak aplikasi yang memperbolehkan akses oleh beberapa pengguna dalam waktu bersamaan ke sistem operasi atau aplikasi tersebut. Istilah lawannya yaitu single-user mengacu kepada suatu sistem operasi yang hanya bisa digunakan oleh satu pengguna setiap saat.
3.MULTIPROCESSING
Multiprocessing adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang merujuk kepada kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak. Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan dua CPU atau lebih dalam sebuah sistem komputer. Istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.
Multiprocessing juga kadang merujuk kepada kemampuan eksekusi terhadap beberapa proses perangkat lunak dalam sebuah sistem secara serentak, jika dibandingkan dengan sebuah proses dalam satu waktu, meski istilah multiprogramming lebih sesuai untuk konsep ini. Multiprocessing sering diimplementasikan dalam perangkat keras (dengan menggunakan beberapa CPU sekaligus), sementara multiprogramming sering digunakan dalam perangkat lunak. Sebuah sistem mungkin dapat memiliki dua kemampuan tersebut, salah satu di antaranya, atau tidak sama sekali.
[sunting] Jenis-jenis multiprocessing
Multiprocessing dapat dibagi ke dalam beberapa kelas, yakni:
* Berdasarkan simetrinya, multiprocessing dapat dibagi ke dalam
o Asymmetric Multiprocessing (ASMP)
o Symmetric Multiprocessing (SMP)
o Non-uniform memory access (NUMA) multiprocessing
o Clustering
* Berdasarkan jumlah instruksi dan datanya, dapat dibagi ke dalam (lihat Taksonomi Flynn)
o SISD (Single Instruction on Single Data Stream)
o SIMD (Single Instruction on Multiple Data Stream)
o MISD (Multiple Instruction on Single Data Stream)
o MIMD (Multiple Instruction on Multiple Data Stream)
* Berdasarkan kedekatan antar prosesor, dapat dibagi ke dalam
o Loosely coupled
o Thightly coupled
Jumat, 19 Februari 2010
Cara-cara Memperbaiki Boot Sector
Mungkin OS yg anda installkan pada komuputer anda rusak. Mungkin anda ingin langsug menginstal ulangnya kan?
mungkin hal yg anda lakukan benar. Tetapi tahukah anda apa effek samping dari sering kali menginstall ulang komputer anda. yg pertama dapat menyebabkan HDD kita rusak dan anda tidak ingin itu terjadikan. pada postingan in saya akan mebahas tentang sedikit kerusakan yg terkadang melanda OS dan cara memperbaikinya.
1.Memperbaiki Partition boot sector
Partition boot sector adalah bagian kecil dari partisi hard Disk yang berisi informasi tentang system file OS (NTFS atau FAT32), sebuah program bahasa mesin yang krusial untuk membantu menjalankan OS.
Jika anda mencurigai bahwa Windows XP anda tidak bisa melakukan boot karena partition boot sector yang rusak, maka anda bisa menggunakan sebuah tool Recovery Console khusus yang disebut Fixboot. Lakukan boot dengan CD Windows XP untuk mengakses Recovery Console seperti pada cara nomor 4.
Untuk menggunakan tool Fixboot , pada command prompt Recovery Console ketik:
Fixboot [drive]:
Dimana [drive] adalah huruf dari drive yang ingin anda perbaiki partition boot sector-nya.
2. Memperbaiki Master boot Record Yang Rusak
Master boot record bertanggungjawab untuk memulai prosedur boot Windows, didalamnya terdapat master boot code yang berfungsi untuk mencari partisi aktif atau bootable pada partition table. Jika master boot record mengalami kerusakan maka partition boot sector tidak akan bekerja dan Windows tidak akan bisa boot.
Jika anda mencurigai bahwa Windows XP anda tidak bisa melakukan boot karena master boot record yang rusak, maka anda bisa menggunakan sebuah tool Recovery Console yang disebut Fixmbr. Lakukan boot dengan CD Windows XP untuk mengakses Recovery Console seperti pada cara nomor 4.
Untuk menggunakan tool Fixmbr, pada command prompt Recovery Console ketik:
Fixmbr [device_name]
Dimana [device_name] adalah device pathname untuk drive yang ingin anda perbaiki master boot recoed-nya. Contoh device pathname untuk drive C:
\Device\HardDisk0
3. Mematikan Automatic Restart
Ketika Windows XP mengalami fatal error, maka default setting untuk mengatasi error tersebut adalah dengan otomatis melakukan reboot pada system. Jika error tersebut terjadi pada saat Windows XP sedang melakukan boot, maka OS akan terjebak untuk terus menerus melakukan reboot. Jika hal ini terjadi, maka anda harus menonaktifkan pilihan Automatic Restart On System Failure.
Ketika Windows XP mulai melakukan boot dan anda melihat tulisan ?Please select the operating system to start? atau terdengar bunyi beep, segera tekan [F8] untuk menampilkan menu Windows Advanced Options. Pilih Disable The Automatic Restart On System Failure dan tekan [Enter]. Windows XP akan berhenti ketika mengalami error dan mungkin akan menampilkan pesan yang dapat anda gunakan untuk mendiagnosa masalahnya.
Rabu, 17 Februari 2010
Membuat Directori dan File Dalam CMD
Pada postingan berkut ini saya akan membahas bagaimana membuat direktori dan file dgn menggunakan Command Prompt. sebelum itu pengertian dari CMD ataupun Command Prompt itu adalah menjalankan perintah-perintah atau mengeksekusi file dengan cara menuliskan perintahnya diikuti dengan menekan tombol Enter. yg merupakan standar operasi dari MS-DOS sebelum era Windows.Windows Command Prompt atau biasa disebut DOS Prompt Bisa dijalankan dgn menekan tombol windows+R ataupun dapat melalu start menu dgn memilih menu run dan mengetikan CMD.
1.Macam-macam perintah dasar dalam CMD
Dan berikut adalah macam-macam perintah dasar pada CMD:
*Dir
biasa digunakan untuk melihat directori-directori yg terdapat dalam Disk
*CD(Change Directori)
biasa digunakan untuk berpindah direktori contohnya adalah C:\> Cd D:
*MD(Make Directori)
digunakan untuk membuat directori contohnya D:\tugas mandiri\dean>”tugas SOD”. Mungkin akan timbul pertanyaan kenapa harus diberi tanda kutip. dan jawabannya agar directori yg kita buat itu tidak terbagi menjadi Tugas dan SOD dan maka itu kita memberikan tanda kutip agar directori yg kita buat menjadi satu nama.
*Copy, Dan Xcopy
Fungsinya digunakan untuk mengcopy suatu file atau beberapa file dalam suatu direktori. dan perbedaan nya dgn Xcopy yaitu Mengcopy suatu directori dgn isi file yg terdapat dalam directori tersebut.
*RD(Remove Directori)
Digunakan untuk menghapus directori
*Copy con
Dari judulnya anda mungkin berpikir fungsi perintah ini adalah Mengcopy file/directori tetapi fungsi sebenarnya adalah membuat file. dan kekurangan dari menu ini adalah kita tidak dapat merubah isi file. dan yg lebih mudah dan cepat kita dapat menggunakan menu Edit.
2.Membuat Directori dimenu CMD
Membuat directori tugas mandiri
Berpindah dari directori E: ke Tugas mandiri dan Membuat directori Dean
Masuk ke directori dean dan membuat directori sod, web, pc, kkpi, mtk
Membuat directori gui dan text
Masuk kedirectori GUI dan membuat dan membuat windows, linux, dan mecintos
Masuk kedirectori text dan membuat linux dan dos
Membuat directori rill ganjil dan genap di directori mtk
Membuat directori tiga di directori tiga
Membuat directori portal di web
Melihat semua directori yg telah dibuat dgn menu tree
Rabu, 10 Februari 2010
Senin, 08 Februari 2010
Shortcut Pada MS Word
Mungkin kita sering dibuat capek dan susah ketika ingin membuat sesuatu. Ingin menggunakan shortcut tetapi tidak hafal dgn shortcut-shortcut pada MS Word. berikut adalah beberapa shortcut yg terdapat pada MS Word.
CTRL + B/U/I
Mengaktifkan penulisan bold/underline/italic. Jika teks sudah diblok, maka otomatis akan berubah.
CTRL + [ atau ] (disamping tombol P)
Mengubah ukuran font
CTRL + Z/Y
Melakukan undo/redo
CTRL + 1/2/5
Merubah paragraf menjadi 1 spasi/2 spasi/1,5 spasi
CTRL + M
Menggeser penulisan paragraf menjorok ke dalam. Dengan menggunakan SHIFT akan menjadi kebalikannya.
CTRL + C
Mengkopi teks atau obyek yang diblok/disorot
CTRL + X
Cut
CTRL + V
Paste
CTRL + A
Memilih seluruhnya.
TABEL
Tombol TAB
Berpindah dari satu cell ke cell yang lain. Jika sudah berada di cell paling akhir, maka jika menekan TAB satu kali lagi akan memunculkan row baru.
CTRL + panah kanan/kiri
Memindah kursor ke awal kata sesudah/sebelumnya. Dgn menekan SHIFT akan mempercepat pengeblokan teks.
CTRL + panah atas/bawah
Memindah kursor ke awal paragraf sesudah/sebelumnya
CTRL + Page Up/Down
Memindah kursor ke awal halaman sebelum/sesudahnya
CTRL + Home/End
Memindah kursor ke awal/akhir file
CTRL + S
Menyimpan
CTRL + P
Memunculkan kotak dialog 'Print'
CTRL + N
Membuat dokumen baru
CTRL + F
Memunculkan kotak dialog 'Find'
CTRL + K
Jika anda sedang mengeblok suatu teks, anda bisa memberi hyperlink ke suatu alamat situs dengan menekan kombinasi tombol ini.
- ALT + O (Menu 'Format'), lalu tekan P (Masuk ke dialog box 'Paragraph)
- ALT + I (Menu 'Insert'), lalu tekan P (Pilihan 'Picture'), lalu tekan F (dialog box 'From file...')
Ctrl+Shift+>
Dengan memencet tiga kombinasi tombol tersebut pada keyboard, maka ukuran font yang ingin diubah akan bertambah besar.
Ctrl+Shift+<
Sebaliknya, dengan memencet tiga kombinasi tombol tersebut maka ukuran font yang ingin diubah akan bertambah kecil.
Shift+F3
kombinasi tombol Shift dan tombol F3, memungkinkan Anda untuk mengubah kata yang sudah Anda ketik dari yang awalnya ditulis dengan huruf kecil semua menjadi kata yang awalannya huruf besar atau semua kata ditulis dalam huruf besar, dan sebaliknya.
Ctrl+Shift+k
Dengan tiga tombol ini, dalam waktu singkat Anda bisa mengubah kata yang Anda pilih dari yang awalnya huruf kecil menjadi huruf besar dan sebaliknya.
Ctrl+Del
Untuk menghapus kata yang berada di kursor sebelah kanan.
Ctrl+Backspace
tombol Ctrl+Backspace digunakan untuk menghapus kata yang berada di kursor sebelah kiri.
Ctrl+1 dan Ctrl+2
Kombinasi tombol Ctrl+1 dan Ctrl+2 mengubah spasi dari satu (single spacing) menjadi dua (double spacing).
Shift+Alt+(tanda panah atas atau bawah)
tombol Shift+Alt+tanda panah atas atau bawah, memindahkan paragraf ke atas atau ke bawah (sesuai dengan paragraf tempat kursor diletakkan).
CTRL+SHIFT+A